s.d.
s.d.
s.d.

Mercy Masih Cuek dengan E-Class Diesel

Jakarta, KompasOtomotif - Selain versi bensin, Mercedes-Benz E-Class sebenarnya juga punya varian mesin diesel. Bahkan edisi E-Class 2018 untuk pasar Eropa dikabarkan akan mengusung mesin 2.000 cc diesel berteknologi all-alumunium four-cylinder.

Sayanganya, untuk Indonesia sendiri versi E-Class diesel tidak ada, bahkan Roelof Lamberts selaku President and CEO PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI), memastikan belum tertarik untuk menghadirkan mesin diesel pada sedan mewahnya tersebut.

"Untuk diesel kami tidak tertarik. Terutama untuk mesin diesel pada sedan," ucap Roelof disela-sela peluncuran E-Class rakitan lokal di Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Meski demikian, Roelof tidak menyinggung sampai masalah kualitas bahan bakar Solar di Indonesia, dia justru fokus pada sisi penjualan dan produk yang lebih diterima masyarakat. Roelof mengklaim untuk pasar diesel, Mercedes-Benz lebih fokus untuk kendaraan sport utility vehicle (SUV). Sedangkan sedan lebih baik dengan mesin bensin.

Bila sedikit menenggok ke belakang, MBI memang sudah pernah memasarkan sedan diesel E250 CDI, namun populasinya memang tidak sebanyak dengan E-Class bermesin bensin.

"Sebetulnya kami sudah pernah membawa sedan diesel, tapi saat itu kurang baik (pasarnya). Diesel lebih berpengaruh di SUV, segmen pasarnya lebih baik," kata Roelof.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan

Syarat Penggunaan | Privacy Policy | Contact Us | Business Partnership | Advertising | Career

Network Partner | Banxehoi.com
Copyright © 2016-2017 PT AG Network. All Rights Reserved